Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan

25 September 2009

Lion Air ohh Lion Air...

Ini pengalaman pertama kali membel tiket pesawat Lion Air secara On Line, tapi ini bukan kali pertamanya kami menggunakan maskapai yang satu ini. Saya sendiri sudah 2 kali menggunakannya tapi pembelian tiketnya tidak secara On Line.

Sebenernya cara pembeliannya sama aja dengan maskapai lainnya, yaitu dapat menggunakan credit card. Nah kemaren saya melakukan transaksi pembelian tiket untuk rute Medan - Jakarta, harga tiketnya bisa dibilang murah untuk saat peak season seperti saat lebaran ini. Transaksi dapat saya lakukan tanpa hambatan yang berarti, pada saat akan melakukan pembayaran emang sudah disarankan agar orang yang memiliki credit card, harus sebagai salah satu penumpang yang akan berangkat. Tapi karena sebelum saya sudah beberapa kali membeli tiket secara On Line tanpa harus si pemilik credit card ikut sebagai penumpang, jadi saya pikir hal ini tidak akan menjadi masalah dikemudian harinya.

Nah masalah mulai muncul disaat si penumpang akan menukarkan payment approval dengan tiket di loket yang ada di bandara. Saat si penumpang mencoba menukarkan tiket, oleh pihak maskapai diberitahukan bahwa ada error dengan pembayaran On Linenya (ini yang saya sesalkan), sehingga mengharuskan si penumpang untuk membayar lagi di loket. Dan terjadilah double pembayaran, dan inilah yang menjadi masalah buat saya dan si penumpang. Karena emang harus berangkat dihari itu, mau ga mau si penumpang membayar lagi di loket, dan oleh orang yang ada diloket diberitahukan bahwa uang bisa di refund setelah mendarat di bandara soekarno-hatta. Tapi yang terjadi setelah si penumpang tiba di jakarta, oleh pihak loket disuruh untuk dateng ke kantor pusat Lion Ait di jl. gajah mada jakarta. Sementara si penumpang harus pulang ke cilegon.

Akhirnya saya putuskan untuk menelepon ke Call Center Lion Air, dan diangkat oleh seorang wanita (saya lupa menanyakan namanya). Kemudian saya menceritakan masalah yang saya hadapi, dan diberitahukan bahwa uang bisa direfund dengan dikenakan potongan 75% (woot). Emosi pun meledak mendengarkan penjelasan dari si wanita (maaf ya mbak bukan maksud saya buat marah-marah, tapi penjelasan dari mbak gak bagus), dan diakhiri dengan penutup telepon yang dilakukan oleh si wanita (ga sopan). Akhirnya saya memilih refreshing dulu, dengan jalan ama ririn pergi makan, lumayan bisa menurunkan emosi.

Pulangnya saya coba menghubungi Call Center Lion Air lagi, kali ini diangkat oleh seorang pria yang bernama Trixi. Penjelasan dari mas trixi cukup membuat saya mengerti prosedur yang harusnya dilakukan saat setelah kita melakukan pembelian On Line. Prosedur yang bener adalah sebagai berikut:
1. Setelah membeli tiket secara OnLine maka kita akan memperoleh payment approval, yang sudah bisa digunakan sebagai tiket langsung (tanpa harus menukarkannya menjadi tiket).
2. Pada saat akan Check In kita diwajibkan untuk menunjukkan credit card yang digunakan sebagai alat pembayaran kita.
3. Kalau credit card yang digunakan bukan milik orang yang akan jadi penumpang maka sebaiknya kita menukarkan payment approval menjadi tiket dengan mengajak si pemilik credit card agar kita dapat menunjukkan kartu tersebut saat menukarnya menjadi tiket.
Nah hal ini yang seharusnya dilakukan.

Hal yang saya sesalkan dari masalah ini adalah penjelasan dari petugas loket yang hanya memberitahukan ada error dalam pembayaran via internet dan menyuruh untuk melakukan pembayaran di loket langsung yang ternyata itu ada pembelian tiket baru, bukan pembayaran untuk tiket yang sebelumnya. Dengan begitu tiket yang sebelumnya akan dikenakan No Show yang artinya tidak dipergunakan untuk berangkat.

Tapi nasi sudah menjadi bubur, akhirnya dengan ikhlas menerima pengurangan sebesar 75% dari harga tiket. Semoga ini bisa jadi pembelajaran buat kita semua. Dan jangan takut untuk membeli tiket secara OnLine. Tidak ada yang kedua dan ketiga, kalau belum ada yang pertama.

NB:
Thanks buat mas Trixi atas penjelasannya dan mohon maaf kepada si mbak CS karena udah berkata kasar kepadanya.
Ga ada maksud untuk menjelekkan pihak manapun. Sebelumnya mohon maaf kalau ada salah-salah tulis.